PERANCANGAN SENIOR LIVING DI KABUPATEN BULELENG-BALI

Authors

  • I Kadek Aristiawan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai
  • Ida Bagus Idedhyana Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai
  • Made Ratna Witari Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Keywords:

Senior Living, Healing Environment & Homey, Biofilik

Abstract

Bali menempati peringkat ke empat dalam persentase jumlah penduduk lansia terbanyak di Indonesia. Provinsi Bali memiliki populasi lansia sebanyak 568.380 jiwa dari 4.292.154 jiwa. dengan jumlah lansia terbanyak berada di Kabupaten Buleleng, berjumlah 84.101 jiwa. Bangunan seperti hunian bertingkat untuk lanjut usia masih susah ditemui di Kabupaten Buleleng, karena pada umumnya penduduk lanjut usia ditempatkan di panti sosial yaitu panti jompo atau panti werda. Maka solusi dari permasalahan di atas adalah memberikan sebuah fasilitas berupa Senior Living agar menjadi fasilitas penunjang guna mendukung mobilitas masyarakat lanjut usia yang tinggal beraktifitas di dalamnya agar tetap aktif meski mulai memasuki usia senja. Site berlokasi di Jl. Singaraja-Gilimanuk, Kec. Buleleng. Dengan luas 15.661 meter persegi, senior living ini dilengkapi dengan ruang hunian, ruang pengelola, klinik kesehatan, ruang keterampilan/hobi, ruang serbaguna, ruang makan, perpustakaan, mini market, kantin, area parkir dan taman. Desain menggunakan konsep dasar healing environment dan homey dengan pendekatan tema arsitektur biofilik yang digabungkan dengan elemen arsitektur tradisional Bali

Published

2026-07-09

How to Cite

[1]
I. K. Aristiawan, I. B. Idedhyana, and M. R. Witari, “PERANCANGAN SENIOR LIVING DI KABUPATEN BULELENG-BALI”, wastuloka, vol. 4, no. 1, pp. 55–66, Jul. 2026.

Most read articles by the same author(s)