MEMAHAMI TATA RUANG PUBLIK ISLAMI DALAM PERKEMBANGAN KAWASAN WISATA MASJID ISLAMIC CENTER LHOKSEUMAWE
Keywords:
Tata ruang publik Islami, arsitektur Islam, wisata religi, Islamic Center Lhokseumawe, ruang sosialAbstract
Masjid Islamic Center Lhokseumawe berfungsi sebagai ikon keagamaan sekaligus pusat aktivitas sosial yang mengintegrasikan fungsi ibadah, edukasi, ekonomi, dan wisata religi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep dan penerapan tata ruang publik Islami di kawasan tersebut melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan strategi fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data spasial-konseptual, dan penarikan kesimpulan berbasis teori ruang publik Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang kawasan mencerminkan integrasi nilai spiritual, sosial, dan ekologis Islam melalui penerapan prinsip tawhid (kesatuan), adl (keseimbangan), ihsan (kebaikan), dan mizan (keteraturan). Zonasi hierarkis dari ruang sakral ke ruang publik, elemen arsitektural simbolis seperti kaligrafi, serta dinamika aktivitas ibadah, dakwah, ekonomi, dan rekreasi menunjukkan potensi kawasan sebagai model pengembangan wisata religi berkelanjutan. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan berupa komersialisasi ruang suci dan tumpang tindih fungsi yang memerlukan pengelolaan berbasis syariah dan edukasi publik yang berkelanjutan. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan teori arsitektur publik Islami dan menawarkan rekomendasi strategis bagi pengelolaan kawasan wisata religi di Indonesia.



