PEMANFAATAN POTENSI ALAM PEGUNUNGAN SEBAGAI DESTINASI WISATA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA GUNUNG SALAK, ACEH UTARA
Keywords:
ekowisata, arsitektur kontekstual, hutan pegunungan, Gunung Salak, Aceh UtaraAbstract
Kawasan hutan pegunungan Gunung Salak di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara memiliki potensi alam yang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata. Kondisi topografi pegunungan, vegetasi hutan yang lebat, iklim sejuk, serta kualitas lanskap yang kuat menuntut pendekatan perancangan yang mampu menjaga keseimbangan antara pengembangan wisata dan pelestarian lingkungan. Artikel ini membahas pemanfaatan potensi alam hutan pegunungan Gunung Salak melalui pendekatan arsitektur kontekstual, dengan menekankan keselarasan antara bangunan, lingkungan alam, dan nilai lokal. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Pendekatan arsitektur kontekstual diterapkan melalui penyesuaian desain terhadap kontur lahan, pemanfaatan material lokal, respons terhadap iklim pegunungan, serta penguatan identitas budaya setempat. Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung terciptanya kawasan wisata alam yang berkelanjutan, berkarakter, dan tidak mengabaikan kelestarian ekosistem hutan pegunungan.