ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN TARIF ANGKUTAN BARANG PADA PT. SYNCRUM LOGISTICS BEKASI JAWA BARAT

Authors

  • Gede Rama Dhaniswara Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Tegal
  • Dwi Wahyu Hidayat Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, Tegal
  • Tri Hayatining Pamungkas Program Studi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

DOI:

https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v18i01.1791

Keywords:

Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Tarif Angkutan Barang, Return on Investment (ROI), Break Even Point (BEP), Efisiensi Operasional, Transportasi Logistik

Abstract

Penetapan tarif sewa kendaraan yang tepat sangat dipengaruhi oleh akurasi dalam menghitung biaya operasional. PT Syncrum Logistics sebagai perusahaan yang bergerak di bidang angkutan barang dituntut untuk menetapkan tarif yang tidak hanya mampu menutup seluruh biaya operasional, tetapi juga tetap memiliki daya saing di pasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji struktur biaya operasional kendaraan dengan mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 251 Tahun 2022. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian berupa enam jenis kendaraan logistik. Selain itu, analisis biaya operasional juga mempertimbangkan variasi kondisi operasional seperti jarak tempuh, frekuensi perjalanan, serta karakteristik distribusi barang yang berbeda pada setiap jenis kendaraan. Faktor-faktor tersebut berpengaruh langsung terhadap besaran biaya yang dikeluarkan dan tingkat efisiensi penggunaan kendaraan. Dengan demikian, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini tidak hanya bersifat perhitungan statis, tetapi juga mencerminkan kondisi operasional aktual di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengembalian investasi (ROI) berada pada kisaran 12,64% hingga 24,71%, sementara titik impas (BEP) tercapai pada 1,78 hingga 3,38 ritase per hari. Nilai tersebut menunjukkan adanya variasi kinerja ekonomi antar jenis kendaraan yang dipengaruhi oleh perbedaan kapasitas dan intensitas operasional. Temuan ini mengindikasikan bahwa penentuan tarif yang berbasis pada perhitungan biaya operasional menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi serta keberlanjutan keuntungan perusahaan. Lebih lanjut, hasil penelitian ini juga memberikan gambaran bahwa optimalisasi tarif tidak hanya bergantung pada aspek biaya, tetapi juga pada strategi operasional yang diterapkan perusahaan. Oleh karena itu, integrasi antara analisis biaya dan pengelolaan operasional menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh.

Published

2026-04-30

How to Cite

Gede Rama Dhaniswara, Dwi Wahyu Hidayat, & Tri Hayatining Pamungkas. (2026). ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN TARIF ANGKUTAN BARANG PADA PT. SYNCRUM LOGISTICS BEKASI JAWA BARAT. Jurnal Teknik Gradien, 18(01), 82–94. https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v18i01.1791