IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN

Studi Kasus : Peningkatan Ruas Jalan Uluwatu-Langui Kabupaten Badung

Authors

  • I Gusti Agung Ayu Istri Lestari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Gst. Ag. Gde Suryadarmawan Program Studi Teknik Sipil Universitas Mahasaraswati Denpasar[
  • Ni Luh Priscilia Wulandari Program Studi Teknik Sipil Universitas Mahasaraswati Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v18i01.1759

Keywords:

risiko, identifikasi, analisis, proyek, jalan

Abstract

Peningkatan Ruas Jalan Uluwatu – Langui Kabupaten Badung merupakan suatu kegiatan yang dilakukan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek dan menilai tingkat risiko yang dihadapi selama pelaksanaan proyek. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kualitatif yang dikuantitatifkan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden. Responden dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 40 responden, yang terdiri dari pemilik proyek, konsultan perencana, konsultan pengawas, kontraktor, pekerja, tokoh masyarakat dan masyarakat yang terkena dampak dari proyek.  Hasil identifikasi risiko adalah 34 risiko yang bersumber dari 9 sumber risiko seperti: risiko lingkungan 2 (5,88%), keuangan 3 (8,82%), proyek 3 (8,82%), alami 2 (5,88%), manusia 6 (17,65%), kriminal 3 (8,82%), teknis 7 (20,59%), keselamatan 5 (14,71%), dan perencanaan 3 (8,82%). Dari hasil identifikasi risiko dari sumber manusia, teknis dan keselamatan memiliki prosentase terbanyak. Penilaian risiko merupakan hasil dari perkalian modus kemungkinan (likelihood) dengan modus dampak (consequences) risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 34 risiko yang teridentifikasi 12 (35,29%) risiko yang tergolong unacceptable dan 22 (64,71%) risiko yang termasuk kategori undesirable. Risiko dengan kategori unacceptable paling dominan bersumber dari keselamatan 5 (14,7%), lingkungan, manusia dan teknis masing-masing 2 risiko (5,88%) dan dari sumber risiko alami 1 (2,94%). Risiko dengan kategori undesirable paling dominan bersumber dari teknis 5 (14,7%), manusia 4 (11,76%), keuangan, proyek, krimanal dan perencanaan 3 (8,82%), dan alami 1 (2,94%). Hasil analisis risiko ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada para pemangku kepentingan untuk meminimalisir segala kemungkinan yang terjadi dengan menyiapkan langkah pencegahan dan mitigasi jika risiko terjadi.

Published

2026-04-30

How to Cite

Istri Lestari, I. G. A. A., I Gst. Ag. Gde Suryadarmawan, & Ni Luh Priscilia Wulandari. (2026). IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN: Studi Kasus : Peningkatan Ruas Jalan Uluwatu-Langui Kabupaten Badung. Jurnal Teknik Gradien, 18(01), 59–68. https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v18i01.1759