PREDIKSI KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SPESIMEN KUBUS BERDASARKAN DATA HAMMER TEST
Abstract
Informasi kuat tekan pada saat pelaksanaan harus diketahui sedini mungkin untuk mengevaluasi mutu beton. Tuntutan hasil yang cepat dalam penentuan kuat tekan (f'ck) berbasis Compression Testing Machine (CTM) sulit dipenuhi, apabila benda uji berada jauh dari laboratorium penyedia CTM. Hammer Test (HT) yang dapat memprediksi kuat tekan dengan cepat untuk beton yang berumur minimal 14 hari perlu diadaptasi agar dapat digunakan untuk beton yang lebih muda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen yang bertujuan untuk mengadaptasi HT agar dapat digunakan untuk memprediksi f'ck pada benda uji kubus yang berumur kurang dari 14 hari. Data f'ck dan nilai pantulan palu (Rn) diambil berdasarkan 15 benda uji kubus ukuran 15x15x15cm3. Rn dan f'ck disusun berdasarkan CTM dan HT masing-masing pada umur beton 3-28 hari. Rn diambil dari 16 titik pantul pada 3 sisi kubus dengan sumbu yang berbeda, kemudian Rn divariasikan dari rata-rata 16, 10, 8, 5, 4, dan 1 titik pantul. Korelasi yang paling tepat antara Rn dan f'ck ditentukan berdasarkan analisis regresi dengan faktor determinasi tertinggi (r²). Persamaan regresi tersebut, dikombinasikan dengan hasil eksperimen dan grafik ASTM serta penelitian dari 10 tahun terakhir, menunjukkan bahwa f'ck dapat diprediksi menggunakan Rn dari rata-rata 10 nilai refleksi α=-90° dari tiga sisi sumbu yang berbeda, dengan persamaan f'ck=2,449e0,0959Rn, r²=0,9997.





.png)




