PKM KELOMPOK PENGRAJIN SERUNDENG DI DESA JAGAPATI KABUPATEN BADUNG

  • I Made Kartika Ngurah Rai
  • Ni Luh Putu Geney Sri Kusuma Dewi Ngurah Rai
Keywords: Produksi, Pemasaran, Produk Serundeng, Jagapati

Abstract

Desa Jagapati yang berada diwilayah Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung mempunyai potensi alam yang melimpah, salah satunya adalah kelapa. Kelapa dimanfaatkan oleh pengrajin serundeng dalam memproduksi serundeng. Akan tetapi warga belum memanfaatkan buah kelapa secara optimal, menjual kelapa alam butiran. Karena kelapa mempunyai nilai ekonomis yang tinggi walapun harga sering  fluktuatif dikarenakan tergantung musim, kelapa dapat menjadi sumber penghasilan pada saat harga tinggi. Informasi dan ketrampilan yang dimiliki pengrajin masih kurang sehingga peluang pengembangan buah kelapa menjadi produk kurang inovatif. Disamping isi kelapa digunakan untuk produk serundeng,  bisa juga digunakan untuk santan. Kulit  luar kelapa digunakan sebagai hiasan alas pot bunga, begitu juga kulit dalam batok kelapa digunakan sebagai bahan ukiran cinderamata. Berdasarkan potensi alam dan warga yang belum terampil dalam mengolah buah kelapa menjadi produk serundeng, maka melalui kegiatan KAT (Kuliah Aplikatif Terpadu) mahasiswa Universitas Ngurah Rai membantu mengatasi masalah dalam meningkatkan produksi serundeng pada pengrajin serundeng di desa Jagapati Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung.  Kondisi Covid-19 membawa dampak penurunan produksi SERUNDENG. Permasalahan yang dihadapi kelompok usaha Serundeng disamping Covid-19 yang memberikan dampak terhadap produksi dan pemasaran produk serundeng. 1)Penurunan jumlah produksi dari 50kg menjadi 25kg per hari, 2) Pasokan bahan baku kelapa yang menurun, 3 )Kurangnya stok kelapa. Dalam pemasaran permasalahan yang dihadapi oleh kelompok serundeng kelapa adalah informasi tentang pasar,sehingga pemasaran produk hanya dititip pada warung. Solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan berdasarkan analisis situasi potensi serta permasalahan mitra yang dihadapi oleh kelompok usaha serundeng, serta metode pelaksanaan program pada pengrajin serundeng di desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Maka program yang akan ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut rencananya dilakukan dalam bentuk pendidikan melalui pendampingan  dan pelayanan kepada masyarakat melalui Program Kemitraan pada Masyarakat (PKM), dengan mengadakan kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan. Program yang dapat dilaksanakan dalam bidang produksi adalah dengan mengadopsi teknologi Model Pengupas Kelapa yang dirancang berupa “alat pengupas kelapa menjadi serundeng”, guna meningkatkan jumlah produksi serundeng pada pengrajin di desa Jagapati Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung, dari 50 kg per hari  hingga bisa mencapai 75kg  per hari. Kegiatan yang akan dilakukan dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan pemasaran antara lain: 1)Melaksanakan kemitraan, yaitu dengan menjalin kemitraan dengan pemilik usaha yang bergerak dalam usaha yang sejenis yang membutuhkan produk serundeng seperti rumah makan, owner atau pedagang alat dan bahan upakara; 2)Membuat desain kemasan produk, dalam ukuran 0,5kg, 1kg, 2kg dan 5kg dengan desain yang menarik, ini bermanfaat menjaga kualitas dan tampilan produk; 3)Memberikan merk/label pada produk sebagai suatu jaminan/garansi bahwa produk mempunyai kualitas yang dipercaya konsumen. Metode pelaksanaan dalam mengatasi masalah dengan pelatihan dan evaluasi proses produksi dan program berkelanjutan. Luaran yang dihasilkan dari program PKM ini diharapkan dapat meningkatkan omzet produksi serundeng pada pengrajin serundeng di Desa Jagapati Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung dari 50kg per hari menjadi 75 kg per hari. Produk terjamin kesehatan dan kualitasnya dengan ditanda label/brand. Menjalin kerjasama dengan rumah makan, dan owner/pedagang alat dan bahan upakara untuk kelengkapan upacara Hindu  khususnya. Disamping kegiatan diatas target luaran berkaitan dengan publikasi PKM Universitas Nguah Rai Denpasar, melakukan publikasi di Jurnal ber ISSN/proseding, publikasi pada media cetak seperti Bali Post

Published
2022-06-27
Abstract viewed = 21 times
downloaded = 33 times