PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA BESAKIH KECAMATAN RENDANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2013 – 2015

  • Ida Ayu Gayatri Krisnadewi Alumni Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNR
  • Ni Luh Putu Suastini Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNR
Keywords: Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah

Abstract

Partisipasi masyarakat adalah keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah, strategi dalam pelaksanaan suatu kegiatan dan memetik hasil dan manfaat kegiatan tersebut secara merata. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah merupakan keterlibatan masyarakat dalam proses-proses pengelolaan sampah mulai dari diri sendiri, yang dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Dilakukan secara langsung berarti masyarakat aktif menyumbangkan tenaga dalam proses pengelolaan sampah, seperti pemakaian bahan yang masih dapat digunakan untuk mengurangi sampah, memilah sampah, mengangkutnya ketempat pembuangan sementara, memanfaatkan sampah kembali, dan mengikuti kegiatan kebersihan lingkungan. Sedangkan partisipasi tidak langsung dapat berupa pembayaran retribusi untuk fasilitas pengelolaan sampah, mengikuti penyuluhan/pelatihan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, dan memberi saran/kritik kepada kepala dusun mengenai sistem pengelolaan sampah masyarakat.

Konsep penelitian ini menggunakan konsep kebijakan, partisipasi dan pengelolaan sampah dengan landasan teori partisipasi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara. Penentuan informan diperoleh dengan teknik purposive, yaitu peneliti memilih informan menurut criteria tertentu yang telah ditetapkan. Kriteria ini  harus sesuai dengan topik penelitian. Mereka yang dipilih harus dianggap kredibel untuk menjawab masalah penelitian. Informan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang informan, yaitu :Kepala Desa Besakih, Koordinator DKP DesaBesakih, petugas DKP DesaBesakih dan Ketua Bank Sampah DesaBesakih.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan Partisipasi masyarakat DesaBesakih, baik partisipasi secara langsung maupun secara tidak langsung dalam pengelolaan sampah masih rendah. Hal tersebu tterlihat dari rendahnyatingkat kegiatan yang dilakukan masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah rumah tangga, seperti memilah sampah organik dan anorganik, membawa sampah ketempat pembuangan sementara, menabung sampah di Bank Sampah, memanfaatkan kembali botol/kalengbekas yang masih dapat digunakan, memberikan saran/kritik mengenai pengelolaan sampah rumahtangga kepada kepala dusun, mendiskusikan tentang pengelolaan sampah rumahtangga bersama warga yang lainnya.

Dari hasil penelitian ini, untuk dapat mengatasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di Desa Besakih maka kerja sama antara pemerintah/tokoh masyarakat sangat diperlukan. Dari pihak pemerintah, seperti secara rutin mengadakan sosialisai dan pelatihan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, meningkatkan kontribusi dalam penyediaan sarana dan parasarana. Dari pihak masyarakat, masyarakat harus mentaati atau mengikuti prosedur yang diberikan oleh pemerintah dalam mendukung pengelolaan sampah. Karena masalah sampah merupakan masalah bersama tidak bisa diselesaikan hanya melalui satu pihak saja.

Published
2016-08-31
How to Cite
Krisnadewi, I. A., & Suastini, N. L. (2016). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA BESAKIH KECAMATAN RENDANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2013 – 2015. Jurnal Widyanata, 13(02), 109-117. Retrieved from http://ojs.unr.ac.id/index.php/widyanata/article/view/241
Abstract viewed = 79 times
downloaded = 92 times