TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DI PERKOTAAN, SUATU PENGANTAR

  • Putu Doddy Heka Ardana Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai
  • Tri Hayatining Pamungkas Alumni Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai
Keywords: Pemanenan Air Hujan, Konservasi, Berkelanjutan, Curah Hujan, Penduduk, Kebutuhan, Suplai

Abstract

Pemanenan air hujan/PAH adalah proses mengumpulkan air hujan yang mengalir dari atap rumah ataupun aliran permukaan yang kemudian ditampung dan digunakan kembali. Hasil Pemanenan Air Hujan dapat ditampung pada cekungan permukaan tanah ataupun dengan menggunakan tangki.Keuntungan dari Pemanenan Air Hujan adalah tersediasuplai air tambahan, mengurangi limpasan air hujan dan dapat mengisi kembali air tanah.Pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan air yang memicu konsekuensi menurunnya debit air tanah karena konsumsi yang berlebihan.Selain itu konversi lahan terbuka menjadi areal bangunan mengakibatkan berkurangnya lahan tangkapan air.Hal ini akan memicu terjadinya kelangkaan air tanah dansekaligus memicu terjadinya banjir. Dari hasil penelitian dan penerapan Pemanenan Air Hujan dibeberapa daerah perkotaan menyebutkan bahwa teknik konservasi ini merupakan salah satu alternatif untukmengurangi terjadinya hal tersebut. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAMmaupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumurresapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.

Published
2016-03-31
How to Cite
Ardana, P. D., & Pamungkas, T. (2016). TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DI PERKOTAAN, SUATU PENGANTAR. Jurnal Teknik Gradien, 8(1), 96-106. Retrieved from http://ojs.unr.ac.id/index.php/teknikgradien/article/view/143
Section
Articles
Abstract viewed = 157 times
downloaded = 414 times