PELAKSANAAN PRAPENUNTUTAN TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA OLEH KEJAKSAAN NEGERI GIANYAR

  • I Ketut Sudiarta
  • Nyoman Suartha
Keywords: Prapenuntutan, Tindak Pidana Narkotika, Kejaksaan Negeri Gianyar

Abstract

Kejaksaaan dan kepolisian merupakan 2 lembaga yang berkerja saling berkaitan dalam menangani kejahataan yang terjadi, termasuk tindak pidana narkotika. Kedualembaaga bersentuhan dalam tahapan yang dinamakan dengan prapenuntutan. Berkas perkara subuah kejahatan yang dibuat oleh Kepolisian lalu diserahkan kepada jaksa, namun jaksa memiliki hak mengembalikan apabila masih dianggap belum lengkap. Bolak balik berkas perkara seperti itu dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari penyebab bolak balik berkas perkara tindak pidana narkotika serta mencari solusi untuk pembaharuan hukum acara pidana. Guna mencapai tujuan penelitian tersebut maka digunakan metode penelitian hukum empiris. Data primer diperoleh dengan wawancara dan studi dokumen di Kejaksanaan Negeri Gianyar, sedangkan data sekunder diperoleh dengan teknik studi kepustakaan. Data primer dan sekunder lalu diolah dan dianalisa dengan teori hukum kemudian disajikan dengan deskriptif analisis secara tersistematis. Hasil penelitian ini adalah terdapat kendala dalam tahap prapenuntutan tindak pidana narkotika di Kejaksanaan Negeri Gianyar, antara lain faktor hukum, faktor penegak hukum serta faktor budaya hukum. akibat hukum kendala dalam tahap prapenuntutan tersebut adalah keluarnya SP3 (Surat Penghentian Pelaksanaan Penyidikan) ataupun jika dipaksanakan untuk disidangkan akan cenderung memunculkan putusan bebas dari majelis hakim dikarenakan tidak cukup bukti dalam tutuntutan jaksa.

Published
2018-11-01
Abstract viewed = 32 times
downloaded = 17 times