ETIKA PROFESI DOKTER GUNA MELAYANI MASYARAKAT DI PUSKESMAS ABIANSEMAL 3

  • I Gusti Agung Bayu Pramana Wedana Alumni Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Ngurah Rai
  • Cokorda Istri Dian Laksmi Dewi
Keywords: kesehatan, hubungan dokter, pertanggung jawaban, puskesmas

Abstract

Kesehatan adalah salah satu parameter untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia. Tanpa kesehatan manusia tidak akan produktif untuk hidup layak secara ekonomi dan menjalani pendidikan yang baik. Begitu juga tanpa ekonomi yang baik, manusia tidak akan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik serta pedidikan yang baik. Dalam pola paternalistik tersebut, peran dokter sangat dominan. Dokter berperan sebagai pihak mengambil keputusan terhadap semua tindakan kepada pasiennya. Apapun yang menjadi hasil atau akibat dari tindakan dokter tersebut harus diterima oleh pasien, seakan-akan sudah menjadi tanggung jawab pasien. Pasien diminta untuk menerima setiap akibat dari tindakan dokter karena adanya anggapan bahwa dokter pasti telah menentukan dan melakukan yang terbaik untuk pasien. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Abiansemal 3, Badung. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris, yaitu pendekatan yang cara prosedur yang dipergunakan untuk memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder yang kemudian dilanjutkan dengan meneliti terhadap data primer dilapangan. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data disajikan secara sistematis dan
dianalisis dengan metode kualitatif. Pertanggungjawaban yang diterima Puskesmas juga dapat berasal dari karena adanya kelalaian atau kesalahan dari tenaga medis/paramedisnya. Wujud pertanggungjawaban Puskemas secara perdata adalah berupa penggantian kerugian sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1243 KUH Perdata. Sedangkan pertanggungjawaban secara administrasi yang dibebankan kepada Puskesmas dapat berupa surat peringatan dan pencabutan izin pendirian Puskesmas.

Published
2018-11-01
Abstract viewed = 77 times
downloaded = 66 times