DIVERSIFIKASI PRODUK SEBAGAI UPAYA PENGUATAN POTENSI LOKAL PENGRAJIN DUPA

  • Luh Komang Merawati Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Dian Tariningsih Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Pengrajin Dupa, Desa Gubug Tabanan

Abstract

Desa Gubug di Kabupaten Tabanan berada di pesisir Pantai Yeh Gangga menyimpan potensi
lokal dalam industri kecil berbasis rumah tangga baik berbahan pertanian maupun nonpertanian.
Salah satu industri kecil yang memiliki keterkaitan erat dengan sarana upakara di Bali adalah
pengrajin dupa. Dupa merupakan salah satu sarana upakara yang memiliki makna penting
di Bali. Oleh karenanya pangsa pasar di Bali memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa
dipenuhi oleh produk lokal dupa Bali. Pengrajin Dupa Harum Subur Mas memiliki tenaga
lepas empat orang menghadapi kendala sumber daya manusia dalam kontinuitas produksi
dan ketidakmampuan dalam melakukan proses produksi lanjutan. Dalam aspek manajemen,
pengrajin belum melakukan proses administrasi dan pembukuan secara baik dan tertib. Kendala
ini dapat diatasi melalui program Abdimas Universitas Mahasaraswati Denpasar. Pelaksanaan
program ini dilakukan dengan melakukan pendampingan pemilihan stik bambu berkualitas
baik,pelatihan teknik pencelupan untuk memberikan aroma pada dupa, pendampingan
penerapan produksi berstandar keselamatan kerja dan penataan ruang produksi, pembuatan SOP
dan penyediaan perlengkapan dan peralatan produksi tambahan, pendampingan dan pelatihan
dalam manajemen dan administrasi pembukuan untuk usaha kecil. Setelah pelaksanaan
program abdimas ini pengrajin dupa Subur Mas mampu melakukan diversifikasi produk dupa
wangi yang bermuara pada peningkatan omset, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan
efisiensi produksi.

Published
2019-03-12
Section
Articles
Abstract viewed = 90 times
downloaded = 5 times